gw pikir dengan bergantinya hari kegalauan gw bakal ilang, tapi ternyata engga (-_-) sebenernya ga bisa di sebut galau sih, gw sendiri ga ngerti apa yang gw rasain saat ini, gw bukan tipe orang yang gampang curhat, butuh waktu buat gw percaya sama orang,
nah si miss gombal ini pas jam sepuluh pagi malah sms gw nerusin kata-kata yang semalem, entah dia lagi galau juga, atau emang seneng liat gw galau, gw ga ngerti, nih sms makin lama makin dalem kata-katanya, makin tinggi pula, malah hampir lupa kalo gw cuma
namun semua itu yang membuatku kuat
karna hanya di dekatmu, aku sudah tersenyum bahagia
walaupun aku tau, senyum itu. . . senyum yang membangkitkan ku dari kesedihan
nanti. . entah kapan
tapi aku yakin ada saatnya, dimana kamu bisa melihatku dengan jelas dan menyadari bahwa aku satu-satunya orang yang bisa membuatmu tersenyum bahagia dan kamu tidak menyesal karenanya.
abis baca itu gw diem, bengong, dan ga tau mau ngapain, rasanya tuh pengen makan ayam tapi di kasih telor (?) gw liatin hape gw kayak itu benda yang paling aneh di dunia, tanpa sadar, tanpa mikir panjang, jari-jari gw mulai lihai ngetik beberapa kata.
aku lebih memilih tersenyum pahit ketika dia bersamanya
dari pada melihat kemurungan di wajahnya ketika dia tidak mendapat orang yang di inginkannya
cinta itu bodoh, selalu mengubah hal-hal yang di luar logika menjadi suatu kewajaran.
ada orang yang menyebut "cinta tidak harus memiliki" hanya untuk orang-orang yang tidak mau berjuang dan munafik
aku rasa itu benar
bohong jika aku tidak mengharapkanmu
bohong jika aku ingin kamu menjauh dariku
tapi aku tidak punya pilihan, semakin aku melihatmu semakin membuatku terpuruk.
jadi apa yang harus aku lakukan?
terus berlari tapi bayangmu selalu mengikuti.
namun senyuman itu tidak dapat mengubah semua yang telah ku rasakan selama ini
mengharapkamu, melihatmu dari jauh sangat amat sakit
sekalipun aku ingin hentikan tetap tidak bisa
cinta itu tidak memperlukan logika
tapi lebih menggunakan perasaan, karna datangnya rasa itu dari hati
dan hati menggunakan perasaan
sehingga segala sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin bila suatu saat perasaan itu terbalas
penantian . . . mungkin hanya penantian yang panjang yang bisa membuatku terus dan terus berharap bahwa suatu saat kau bisa bersanding denganku
penantian itu hanya sebuah lukisan
awalnya aku hanya menatap sebuah kanvas kosong yang ada di hadapanku
lalu sebuah sketsa terbayang di benakku
tanganku mulai meraih tinta-tinta cerah ketika berharap penantian itu berujung kebahagian
tapi di sisi lain, hatiku mengarahkanku untuk mengambil tinta berwarna kelam
itu terjadi karena sebagian hatiku mengira penantianku akan berakhir sia-sia.
penantian, harapan, permohonan itu bagian dari kehidupan
sama halnya dengan mengenalmu dan mencintaimu
entah akhirnya akan bagaimana aku hanya bisa pasrah
lukisan hanyalah sebuah lukisan
dan lukisan itu hanya mengibaratkan sebuah cerita yang saat ini aku alami
entah itu indah maupun tidak
namun sebuah lukisan yang cerahpun bisa menjadi kelam jika tidak di rawat dengan baik
penantian tetaplah penantian yang aku harapkan berujung suatu kebahagian bukan suatu impian
karna apabila impian itu tidak terwujud akan menjadi derita nantinya.
impian dan kebahagian itu hanya sebuah angan
dan mungkin suatu saat akan menjadi kenyataan
meskipun entah kapan
kamu. . . bukan impian atau kebahagianku
tapi kamu, sudah menjadi bagian hidupku.
senang, sedih, suka, duka, tertawa, menangis semua pernah ku rasakan hanya karna kamu
ya kamu, sosokmu sudah terlalu dalam memasuki hidupku
dan nyaris seperti darah yang tidak bisa di pisahkan dari tubuhku
aku memang tidak mendapatkan mu
tapi aku tetap mengumpulkan sedikit demi sedikit bayanganmu agar tersimpan rapat dalam memoriku
karna jika tidak ada bayangmu seketika itu juga aku tidak punya alasan untuk tetap hidup.
beneran ga nyangka, nyaris ga pernah percaya gw bisa nulis kata-kata yang berwarna biru itu, tanpa referensi buku apapun, semuanya ngalir begitu aja, gw ga bisa cegah jari-jari gw menari indah di atas keypad hp gw.
tapi yang gw penasaran, GW MIKIRIN SIAPA? hati gw nyaris kosong pas ngirim semua itu. ga kosong juga sih tapi apa ya? ya udahlah biar gw sendiri aja yang tau kenapa.
tapi gw ga bo'ong sih, abis ngirim kata-kata kayak gitu hati gw sedikit lega, ga tau lega karna apa, padahal ga ada yang tiba-tiba baik hati bayarin lunas cicilan motor gw #loh
kalo biasa gw sering sms gombal kayak gini "bang aku tuh bukan atlet ya, jadi jangan paksa aku buat lari dari hati kamu" dan berubah jadi gaya sms di atas itu rada aneh.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar